Sabtu, 13 Oktober 2012

Tugas 3 Jarkom II (Teori)

Tampilan jaringan router menggunakan 2 kelas IP yaitu IP kelas A dan IP kelas C, dengan subnetting kelas A yaitu 10.0.0.0/10 dan kelas B yaitu 192.168.1.0/24
berikut cara configurasi routernya :
         --- System Configuration Dialog ---

Continue with configuration dialog? [yes/no]: n


Press RETURN to get started!



Router>enable
Router#con ter
Router#conf t
Router#conf terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#hostname AMIN
AMIN(config)#int f 0/0
AMIN(config-if)#no shut

AMIN(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up
ip address 10.0.0.1 255.192.0.0
AMIN(config-if)#exit
AMIN(config)#int f 0/1
AMIN(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/1, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/1, changed state to up

AMIN(config-if)#ip address 192.168.1.1
% Incomplete command.
AMIN(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
AMIN(config-if)#exit
AMIN(config)#exit
AMIN#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
copy startup-config running-config
%% Non-volatile configuration memory invalid or not present
AMIN#show running-config
Building configuration...

Current configuration : 469 bytes
!
version 12.4
no service timestamps log datetime msec
no service timestamps debug datetime msec
no service password-encryption
!
hostname AMIN
!
!
!
!
!
!
!
!
!
!
!
!
 --More-- %IP-4-DUPADDR: Duplicate address 10.0.0.1 on FastEthernet0/0, sourced by 0090.2B25.4918
%IP-4-DUPADDR: Duplicate address 192.168.1.1 on FastEthernet0/1, sourced by 0050.0FC7.9E27


Senin, 08 Oktober 2012

Tugas 2 Jarkom II (Teori)

1.   Perbedaan antara software router dan hardware router 

Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain. Contoh aplikasinya adalah jika kita ingin membagi IP Adress kepada anggota jaringan maka kita dapat menggunakan router ini, ciri-ciri router adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host Configuration Procotol), dengan mensetting DHCP, maka kita dapat membagi IP Address, fasilitas lain dari Router adalah adanya NAT (Network Address Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP Address atau koneksi internet disharing ke IP Address lain. 
Misalnya jika pada suatu perangkat jaringan (komputer) memiliki IP Adress 192.168.0.1, maka agar komputer lain dapat berkomunikasi, harus diberikan IP Address dengan Network Identification 192.168.0 dan dengan Host Identification 2-254, contoh 192.168.0.10, 192.168.0.11 dan seterusnya.

Secara umum, router dibagi dalam tiga jenis, yaitu : router aplikasi, router hardware dan router PC/OS/software : 
  • Router Aplikasi adalah aplikasi yang dapat kita instal pada sistem operasi, sehingga sistem operasi tersebut akan memiliki kemampuan seperti router, contoh aplikasi ini adalah Winroute, WinGate, SpyGate, WinProxy dan lain-lain.
  • Hardware Router adalah merupakan hardware yang memiliki kemampuan seperti router, sehingga dari hardware tersebut dapat memancarkan atau membagi IP Address dan men-sharing IP Address, pada prakteknya hardware router ini digunakan untuk membagi koneksi internet pada suatu ruang atau wilayah, contoh dari router ini adalah access point, wilayah yang dapat mendapat IP Address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.
  •  Router PC/OS/Software adalah Sistem Operasi yang memiliki fasilitas untuk membagi dan mensharing IP Address, jadi jika suatu perangkat jaringan (pc) yang terhubung ke komputer tersebut akan dapat menikmati IP Address atau koneksi internet yang disebarkan oleh Sistem Operasi tersebut, contoh sistem operasi yang dapat digunakan adalah semua sistem operasi berbasis client server, semisal Windows NT, Windows NT 4.0, Windows 2000 server, Windows 2003 Server, MikroTik (Berbasis Linux), dan lain-lain.
2.  Perbedaan antara RAM, SAM, dan NVRAM serta Perbedaan ROM: PROM, EPROM, EEPROM, dan Flash Memory

Cisco router adalah peratan utama yang banyak digunakan pada Jaringan Area Luas atau Wide Area  Network (WAN). Dengan cisco router, informasi dapat diteruskan ke alamat-alamat yang berjauhan dan berada di jaringan computer yang berlainan.
Untuk dapat meneruskan paket data dari suatu LAN ke LAN lainnya, Cisco router menggunakan tabel dan protocol routing yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas data. Paket data yang tiba di router diperiksa dan diteruskan ke alamat yang dituju. Agar paket data yang diterima dapat sampai ke tujuannya dengan cepat, router harus memproses data tersebut dengan sangat tepat.
Untuk itu, Cisco Router menggunakan Central Processing Unit (CPU) seperti yang digunakan di dalam komputer untuk memproses lalu lintas data tersebut dengan cepat. Seperti komputer, cisco router juga mempunyai sejumlah jenis memori yaitu ROM, RAM, NVRAM dan FLASH, yang berguna untuk membantu kerjanya CPU. Selain itu dilengkapi pula dengan sejumlah interface untuk berhubungan dengan dunia luar dan keluar masuk data. Sistem operasi yang digunakan oleh cisco router adalah Internetwork Operating System (IOS).
Memori yang digunakan oleh cisco router masing-masing mempunyai kegunaan sendiri-sendiri sebagai berikut :
  • ROM berguna untuk menyimpan sistem bootstrap yang berfungsi untuk mengatur proses boot dan menjalankan Power On Self Test (POST) dan IOS image.
  • RAM berguna untuk menyimpan running configuration dan dan sistem operasi IOS yang aktif.
  • NVRAM berguna untuk menyimpan konfigurasi awal (start-up configuration)
  • FLASH berguna untuk menyimpan IOS image. Dengan menggunakan FLASH, IOS versi baru dapat diperoleh dari TFTP server tanpa harus mengganti komponen dalam router.

Perbedaan ROM : PROM, EPROM, EEPROM, dan Flash Memory

a.   PROM
PROM kependekan dari Programmable Read Only Memory. PROM adalah salah satu jenis ROM, merupakan alat penyimpan berupa memori (memory device) yang hanya bisa dibaca isinya. PROM memang tergolong memori non-volatile, artinya program yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan (tidak mendapatkan daya listrik). Program yang tersimpan di dalamnya bersifat permanen. Biasanya digunakan untuk menyimpan program bahasa mesin yang sudah menjadi bagian hardware (perangkat keras) komputer. Contohnya adalah program yang men-start komputer ketika komputer baru dinyalakan (di-on-kan).
Program yang ada di dalam PROM diisi oleh pabrik pembuatnya. Pengisian program ke dalam PROM menggunakan alat khusus bernama PROM burner, atau PROM Writer Program atau informasi yang telah diisikan atau direkamkan ke dalam PROM, tidak dapat dihapus lagi.

b.   EPROM
EPROM kependekan dari Erasable Programmable Read Only Memory. EPROM berbeda dengan PROM. EPROM adalah jenis chip memori yang dapat ditulisi program secara elektris. Program atau informasi yang tersimpan di dalam EPROM dapat dihapus bila terkena sinar ultraviolet dan dapat ditulisi kembali. Kesamaannya dengan PROM adalah keduanya merupakan jenis ROM, termasuk memori non-volatile, data yang tersimpan di dalamnya tidak bisa hilang walaupun komputer dimatikan, tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya.
Alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi chip EPROM adalah UV PROM eraser. Alat ini akan menyinarkan sinar ultraviolet ke memori tempat data disimpan dalam chip EPROM (disinarkan tepat pada lubang kuarsa bening). Dengan demikian, chip EPROM dapat digunakan kembali dan dapat diisikan informasi/program baru ke dalamnya. Informasi lain menyebutkan bahwa alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi EPROM adalah EPROM Rewriter.

c.   EEPROM
EEPROM kependekan dari Electrically Erasable Programmable Read Only Memory. Seperti halnya PROM dan EPROM, EEPROM merupakan memori non-volatile. Informasi, data atau program yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan, dan tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya.
EEPROM adalah komponen yang banyak digunakan dalam komputer dan peralatan elektronik lain untuk menyimpan konfigurasi data pada peralatan elektronik tersebut. Kapasitas atau daya tampung simpan datanya sangat terbatas. Pada sistem hardware komputer, chip EEPROM umumnya digunakan untuk menyimpan data konfigurasi BIOS dan pengaturan (setting) sistem yang berhubungan dengannya.
EEPROM memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan EPROM. EEPROM dapat dihapus secara elektris menggunakan sinar ultraviolet, sehingga proses penghapusannya lebih cepat dibandingkan EPROM. Penghapusan juga dapat dilakukan secara elektrik dari papan circuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer. Alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi EEPROM disebut EEPROM Rewriter. Produk EEPROM versi awal, hanya dapat dihapus dan diisi ulang kurang lebih sebanyak 100 kali. Sedangkan produk-produk terbaru dapat dihapus dan diisi ulang (erase-rewrite) sampai ribuan kali (bahkan beberapa informasi menyebutkan mampu sampai 100 ribu kali)

d.   Flash Memory
Flash memory yang dikenal pula dengan sebutan memori flash, adalah memori sejenis EEPROM yang memberikan banyak lokasi memori untuk dihapus atau ditulisi dalam suatu operasi pemrograman. Flash memory tetap dapat menyimpan data tanpa memerlukan penyediaan listrik. Penulisan ke dalam flash memori dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut EEPROM Writer atau software yang dapat menulisi Flash ROM. Sedangkan penghapusan datanya dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut EEPROM Writer, atau langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan software Flash BIOS Programmer.
Memori jenis ini banyak digunakan dalam kartu memori, drive flash USB, kamera digital, pemutar MP3, hingga telepon genggam.


3.   Perbedaan Antara Ethernet, Fastethernet & Gigabitethernet :
  • Ethernet adalah  pengembangan dari protokol LAN yang di kembangkan oleh Xerox Corporation yang bekerja sama dengan DEC dan Intel pada tahun 1976. Ethernet dapat menggunakan topologi bus atau star yang kecepatan transper datanya mencapai 10 Mbps.tapi setelah pengembangan dari versi dari ethernet dan yang lebih baru disebut 100Base-T (atau Fast Ethernet), mendukung transfer data sampai dengan 100 Mbps, dan versi terbarunya, Gigabit Ethernet, mendukung tranfer data sampai dengan 1 Gigabit per detik atau 1000 Mbps. 
  •  Fast Ethernet hampir sama dengan ethernet namun perbedaanya disini pada kecepatan transfer datanya lebih cepat dari ethernet yang kecepatanya mencapai dengan 100 Mbps. Ethernet ini juga disebut 100BaseT.
  • Gigabit Ethernet hampir sama dengan ethernet namun perbedaanya disini pada kecepatan transfer datanya lebih cepat dari ethernet yang kecepatanya mencapai dengan 1 gigabit per second (1000 Mbps)

Senin, 01 Oktober 2012

Tugas I Jarkom II (Teori)


1.      Perbedaan antara ip address private & ip address public :
  • IP Address Private hanya bersifat lokal dan tidak bisa digunakan untuk mengakses internet dan penggunaannya bebas, sedangkan
  • IP Address Public bersifat worldwide, bisa digunakan untuk mengakses internet namun penggunaan atau konfigurasinya tidak bebas (ada yang mengatur).

2.      IANA (Internet Assigned Numbers Authority)
IANA singkatan dari Internet Assigned Numbers Authority adalah sebuah organisasi yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat yang  mengurusi masalah penetapan parameter protokol internet, seperti ruang alamat IP, dan Domain Name System (DSN).
IANA juga memiliki otoritas untuk menunjuk organisasi lainnya untuk memberikan blok alamat IP spesifik kepada pelanggan dan untuk meregistrasikan nama domain.
IANA juga bertindak sebagai otoritas tertinggi untuk mengatur root DNS yang mengatur basis data pusat informasi DNS, selain tentunya menetapkan alamat IP untuk sistem-sistem otonom di dalam jaringan internet.
IANA beroperasi di bawah naungan Internet Society (ISOC). IANA juga dianggap sebagai bagian dari Internet Architecture Board (IAB).
IANA memberikan tanggungjawab dalam mengatur pengaturan ruang alamat IP dan DNS kepada tiga badan lainnya yang bersifat regional, yakni :
  • American Registry for Internet Numbers (ARIN), yang bertanggungjawab dalam menangani wilayah Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Afrika Bagian Selatan (sub-Sahara).
  • Reeseaux IP Europeens (RIPE), yang bertangungjawab dalam menangani wilayah Eropa dan Afrika Bagian Utara (Sahara).
  • Asia Pasific Networc Information Center (APNIC) yang bertanggungjawab dalam menangani kawasan Asia dan Australia.

3.   IDNIC (Indonesia Network Information Center)
IDNIC singkatan dari Indonesia Network Information Center adalah pihak yang memiliki otoritas untuk memberikan domain name ID sebagai CCTLD (Country Code Top Level Domain). Wewenang IDNIC ini berasal dari pihak InterNIC sebagai pengelola top level domain. Pendelegasian DTT-ID tercatat di dalam basis data InterNIC dengan NIC-Handle ID1-DOM. Jadi pendelegasian ini tidak berdasarkan SK dan tidak berasal dari ITU (International Telecommunication Union). bukan merupakan hasil munas organisasi manapun, serta bukan warisan nenek moyang. Dengan sendirinya, tidak dibutuhkan restu dari pihak tertentu untuk mengelola DTT-ID. Regulasi yang akan/ingin diterapkan terhadap proses pendaftaran domain perlu ditelaah dengan sangat seksama. Pasalnya sebelum 1994, nyaris tidak ada yang tahu-menahu mengenai hal-ihwal internet. Agak sulit jika menerapkan secara langsung ketentuan seperti Undang-undang No. 3 Tahun 1989 yang telah diperbaharui dengan UU N0 36/1999 tentang Telekomunikasi, serta peraturan pelaksananya. Terlebih, aspek pendaftaran domain tidak terkait langsung dengan menyelenggarakan kegiatan komunikasi.

4.      Aplikasi WHOIS untuk mengetahui yang bertanggungjawab terhadap ISP

% APNIC found the following authoritative answer from: whois.apnic.net
% [whois.apnic.net node-2]
% Whois data copyright terms    http://www.apnic.net/db/dbcopyright.html
inetnum:        180.254.0.0 - 180.254.63.255
netname:        TLKM_BB_SERVICE_180_254_DIVRE5
country:        ID
descr:          PT TELKOM INDONESIA
descr:          Menara Multimedia Lt. 7
descr:          Jl. Kebonsirih No.12
descr:          JAKARTA
admin-c:        AR165-AP
tech-c:         HM444-AP
status:         ASSIGNED NON-PORTABLE
mnt-by:         MAINT-TELKOMNET
mnt-irt:        IRT-IDTELKOM-ID
changed:        hostmaster@telkom.net.id 20101210
source:         APNIC
route:          180.254.0.0/20
descr:          PT. TELKOM INDONESIA
descr:          Menara Multimedia Lt. 7
descr:          Jl. Kebonsirih No.12
descr:          JAKARTA
country:        ID
origin:         AS17974
mnt-by:         MAINT-TELKOMNET
changed:        hostmaster@telkom.net.id 20111024
source:         APNIC
role:           PT Telkom Indonesia APNIC Resources Management
address:        PT. TELKOM INDONESIA
address:        Menara Multimedia Lt. 7
address:        Jl. Kebonsirih No.12
address:        JAKARTA
country:        ID
phone:          +62-21-3860500
fax-no:         +62-21-3861215
e-mail:         ip-admin@telkom.net.id
admin-c:        HM444-AP
tech-c:         HM444-AP
nic-hdl:        AR165-AP
notify:         hostmaster@telkom.net.id
mnt-by:         MAINT-TELKOMNET
changed:        hostmaster@telkom.net.id 20060105
source:         APNIC
person:         PT Telkom Indonesia Hostmaster
nic-hdl:        HM444-AP
e-mail:         hostmaster@telkom.net.id
address:        PT. TELKOM INDONESIA
address:        Menara Multimedia Lt. 7
address:        Jl. Kebonsirih No.12
address:        JAKARTA
phone:          +62-21-3860500
fax-no:         +62-21-3861215
country:        ID
notify:         hostmaster@telkom.net.id
mnt-by:         MAINT-TELKOMNET
changed:        hostmaster@telkom.net.id 20060105
source:         APNIC


5.      Menggunakan perintah TRACERT di commandpromt ke situs pilihan