1. Perbedaan antara software router dan hardware router
Router adalah
perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota
jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol dapat
di-sharing kepada perangkat jaringan lain. Contoh aplikasinya adalah jika kita
ingin membagi IP Adress kepada anggota jaringan maka kita dapat menggunakan
router ini, ciri-ciri router adalah adanya fasilitas DHCP (Dynamic Host
Configuration Procotol), dengan mensetting DHCP, maka kita dapat membagi IP
Address, fasilitas lain dari Router adalah adanya NAT (Network Address
Translator) yang dapat memungkinkan suatu IP Address atau koneksi internet
disharing ke IP Address lain.
Misalnya jika pada suatu perangkat jaringan (komputer)
memiliki IP Adress 192.168.0.1, maka agar komputer lain dapat berkomunikasi,
harus diberikan IP Address dengan Network Identification 192.168.0 dan dengan
Host Identification 2-254, contoh 192.168.0.10, 192.168.0.11 dan seterusnya.
Secara umum, router dibagi dalam tiga
jenis, yaitu : router aplikasi, router hardware dan router
PC/OS/software :
- Router Aplikasi adalah aplikasi
yang dapat kita instal pada sistem operasi,
sehingga sistem operasi tersebut akan memiliki kemampuan seperti router, contoh
aplikasi ini adalah Winroute, WinGate, SpyGate, WinProxy dan lain-lain.
- Hardware Router adalah merupakan
hardware yang memiliki kemampuan seperti router, sehingga dari hardware
tersebut dapat memancarkan atau membagi IP Address dan men-sharing IP Address,
pada prakteknya hardware router ini digunakan
untuk membagi koneksi internet pada suatu ruang atau wilayah, contoh dari
router ini adalah access point, wilayah yang dapat mendapat IP Address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.
- Router
PC/OS/Software adalah Sistem Operasi yang memiliki
fasilitas untuk membagi dan mensharing IP Address, jadi jika suatu perangkat
jaringan (pc) yang terhubung ke komputer tersebut akan dapat menikmati IP
Address atau koneksi internet yang disebarkan oleh Sistem Operasi tersebut,
contoh sistem operasi yang dapat digunakan adalah semua sistem operasi berbasis
client server, semisal Windows NT, Windows NT 4.0, Windows 2000 server, Windows
2003 Server, MikroTik (Berbasis Linux), dan lain-lain.
2. Perbedaan antara RAM, SAM, dan NVRAM serta Perbedaan ROM: PROM, EPROM, EEPROM, dan Flash Memory
Cisco router adalah peratan utama yang banyak digunakan pada Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN). Dengan cisco router, informasi dapat diteruskan ke alamat-alamat yang berjauhan dan berada di jaringan computer yang berlainan.
Untuk dapat meneruskan paket data dari suatu LAN ke LAN lainnya, Cisco router menggunakan tabel dan protocol routing yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas data. Paket data yang tiba di router diperiksa dan diteruskan ke alamat yang dituju. Agar paket data yang diterima dapat sampai ke tujuannya dengan cepat, router harus memproses data tersebut dengan sangat tepat.
Untuk itu, Cisco Router menggunakan Central Processing Unit (CPU) seperti yang digunakan di dalam komputer untuk memproses lalu lintas data tersebut dengan cepat. Seperti komputer, cisco router juga mempunyai sejumlah jenis memori yaitu ROM, RAM, NVRAM dan FLASH, yang berguna untuk membantu kerjanya CPU. Selain itu dilengkapi pula dengan sejumlah interface untuk berhubungan dengan dunia luar dan keluar masuk data. Sistem operasi yang digunakan oleh cisco router adalah Internetwork Operating System (IOS).
Memori yang digunakan oleh cisco router masing-masing mempunyai kegunaan sendiri-sendiri sebagai berikut :
- ROM berguna untuk menyimpan sistem bootstrap yang berfungsi untuk mengatur proses boot dan menjalankan Power On Self Test (POST) dan IOS image.
- RAM berguna untuk menyimpan running configuration dan dan sistem operasi IOS yang aktif.
- NVRAM berguna untuk menyimpan konfigurasi awal (start-up configuration)
- FLASH berguna untuk menyimpan IOS image. Dengan menggunakan FLASH, IOS versi baru dapat diperoleh dari TFTP server tanpa harus mengganti komponen dalam router.
Perbedaan ROM : PROM, EPROM, EEPROM, dan Flash Memory
a. PROM
PROM kependekan dari Programmable Read
Only Memory. PROM adalah salah satu jenis ROM, merupakan alat penyimpan
berupa memori (memory device) yang hanya bisa dibaca isinya. PROM memang
tergolong memori non-volatile, artinya program yang tersimpan di
dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan (tidak
mendapatkan daya listrik). Program yang tersimpan di dalamnya bersifat
permanen. Biasanya digunakan untuk menyimpan program bahasa mesin yang
sudah menjadi bagian hardware (perangkat keras) komputer. Contohnya
adalah program yang men-start komputer ketika komputer baru dinyalakan
(di-on-kan).
Program yang ada di dalam PROM diisi oleh pabrik
pembuatnya. Pengisian program ke dalam PROM menggunakan alat khusus
bernama PROM burner, atau PROM Writer Program atau informasi yang telah
diisikan atau direkamkan ke dalam PROM, tidak dapat dihapus lagi.
b. EPROM
EPROM kependekan dari Erasable
Programmable Read Only Memory. EPROM berbeda dengan PROM. EPROM adalah
jenis chip memori yang dapat ditulisi program secara elektris. Program
atau informasi yang tersimpan di dalam EPROM dapat dihapus bila terkena
sinar ultraviolet dan dapat ditulisi kembali. Kesamaannya dengan PROM
adalah keduanya merupakan jenis ROM, termasuk memori non-volatile, data
yang tersimpan di dalamnya tidak bisa hilang walaupun komputer
dimatikan, tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau
menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya.
Alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi chip EPROM adalah UV
PROM eraser. Alat ini akan menyinarkan sinar ultraviolet ke memori
tempat data disimpan dalam chip EPROM (disinarkan tepat pada lubang
kuarsa bening). Dengan demikian, chip EPROM dapat digunakan kembali dan
dapat diisikan informasi/program baru ke dalamnya. Informasi lain
menyebutkan bahwa alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi EPROM
adalah EPROM Rewriter.
c. EEPROM
EEPROM kependekan dari Electrically
Erasable Programmable Read Only Memory. Seperti halnya PROM dan EPROM,
EEPROM merupakan memori non-volatile. Informasi, data atau program yang
tersimpan di dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan, dan
tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga
informasi atau program yang tersimpan di dalamnya.
EEPROM adalah
komponen yang banyak digunakan dalam komputer dan peralatan elektronik
lain untuk menyimpan konfigurasi data pada peralatan elektronik
tersebut. Kapasitas atau daya tampung simpan datanya sangat terbatas.
Pada sistem hardware komputer, chip EEPROM umumnya digunakan untuk
menyimpan data konfigurasi BIOS dan pengaturan (setting) sistem yang
berhubungan dengannya.
EEPROM memiliki kelebihan tersendiri
dibandingkan EPROM. EEPROM dapat dihapus secara elektris menggunakan
sinar ultraviolet, sehingga proses penghapusannya lebih cepat
dibandingkan EPROM. Penghapusan juga dapat dilakukan secara elektrik
dari papan circuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer.
Alat yang dapat digunakan untuk menghapus isi EEPROM disebut EEPROM
Rewriter. Produk EEPROM versi awal, hanya dapat dihapus dan diisi ulang
kurang lebih sebanyak 100 kali. Sedangkan produk-produk terbaru dapat
dihapus dan diisi ulang (erase-rewrite) sampai ribuan kali (bahkan
beberapa informasi menyebutkan mampu sampai 100 ribu kali)
d. Flash Memory
Flash memory yang dikenal pula
dengan sebutan memori flash, adalah memori sejenis EEPROM yang
memberikan banyak lokasi memori untuk dihapus atau ditulisi dalam suatu
operasi pemrograman. Flash memory tetap dapat menyimpan data tanpa
memerlukan penyediaan listrik. Penulisan ke dalam flash memori dapat
dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut EEPROM Writer atau
software yang dapat menulisi Flash ROM. Sedangkan penghapusan datanya
dapat dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut EEPROM Writer, atau
langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan software
Flash BIOS Programmer.
Memori jenis ini banyak digunakan dalam kartu memori, drive flash USB, kamera digital, pemutar MP3, hingga telepon genggam.
3. Perbedaan Antara
Ethernet, Fastethernet & Gigabitethernet :
- Ethernet adalah pengembangan
dari protokol LAN yang di kembangkan oleh Xerox Corporation yang
bekerja sama dengan DEC dan Intel pada tahun 1976. Ethernet dapat
menggunakan topologi bus atau star yang kecepatan transper datanya
mencapai 10 Mbps.tapi setelah pengembangan dari versi dari ethernet dan
yang lebih baru disebut 100Base-T (atau Fast Ethernet), mendukung
transfer data sampai dengan 100 Mbps, dan versi terbarunya, Gigabit
Ethernet, mendukung tranfer data sampai dengan 1 Gigabit per detik atau
1000 Mbps.
- Fast Ethernet hampir sama dengan ethernet namun perbedaanya disini pada kecepatan transfer datanya lebih cepat dari ethernet yang kecepatanya mencapai dengan 100 Mbps. Ethernet ini juga disebut 100BaseT.
- Gigabit Ethernet hampir
sama dengan ethernet namun perbedaanya disini pada kecepatan transfer
datanya lebih cepat dari ethernet yang kecepatanya mencapai dengan 1 gigabit per second (1000
Mbps)